01 Desember 2010

Banjir Lahar Dingin di Magelang, 2 Jembatan Ambrol & Warga Mengungsi

Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Banjir lahar dingin Gunung Merapi terjadi di Kabupaten Magelang. 2 Jembatan ambrol dan warga pun mengungsi.

"Saat ini terjadi banjir material Merapi, 2 jembatan di Dusun Surodadi dan Dusun Gununglemah, Desa Gondowangi, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, ambrol," ujar Shofy, warga Desa Gondowangi, melalui fasilitas Info Anda detikcom, Rabu (1/12/2010).
Jembatan Suradadi, imbuhnya, menghubungkan Kecamatan Sawangan dengan Kecamatan Dukun dan Jembatan Gununglemah menghubungkan Kecamatan Sawangan dengan Kecamatan Muntilan.

Banjir lahar dingin ini terjadi sekitar pukul 13.40 WIB. Saat dikontak detikcom pukul 14.10 WIB, Shofy menuturkan, banjir lahar belum surut. "Yang jaraknya 5 meter dari bantaran sungai sudah disuruh mengungsi," jelas dia.

Informasi serupa disampaikan Umi Latifah, warga Talun, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Tempat tinggal Umi berjarak 12 km dari puncak Merapi.

Banjir lahar dingin ini terjadi di Kali Senowo yang berada di Kecamatan Dukun. Menurut Umi, banjir lahar dingin ini terjadi karena hujan sejak sekitar pukul 12.00 WIB.

"Tadi pukul 11.30 WIB puncak Merapi dikelilingi awan gelap dengan suara geledek. Kalau sekarang saya lihat sudah terang lagi, mungkin sudah reda hujannya," ujar Umi.

Gara-gara banjir lahar, warga di bantaran sungai pun diungsikan. "Warga Bendo, Mangunsoko, Dukuh, diungsikan. Jembatan sudah diblokir agar
tidak dilewati warga. Teman saya kira-kira yang radiusnya 7 km dari puncak Merapi di Dusun Bendo diungsikan. Itu sekitar 1 meter dari sungai. Aktivitas masih bisa, tapi warga tetap waspada," ujar guru SMA 1 Dukun ini.
(nwk/nrl)

Sumber: www.detiknews.com

0 komentar:

Posting Komentar